Blog Archive
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Ketika Tukang Mie Ayam Update Status FB
Kejadian ini bermula ketika secara tak sengaja aku berpapasan dengan tukang Mie Ayam keliling yang biasa beredar di depan rumah. Siang itu, kulihat dia tengah berasyik masyuk di pinggir jalan, cekikikan sambil melihat sesuatu yang ada di tangannya. Bahkan saking asiknya, gerobak mie ayam itu ditinggalkannya begitu saja, seakan mengundang pemulung jail untuk mengangkutnya Karena penasaran, diriku pun bertanya “Mas Jason (panggil saja demikian, karena dia sering dipanggil Son ama pelanggannya “Son.. mie ayamnya siji maning sooon..”), sedang apa kok asik bener di pojokan?” tanyaku.
Label:
Humor
Uang Mahar
Udin ingin melamar gadis pujaan yang sudah lama dipacarinya. Dengan uang Rp 800.000, Udin nekat datang.
"Berapa uang kamu untuk mahar," tanya orangtua pacar Udin. "Ah, cuman Rp 800.000. Duitmu sedikit. ngga usah datang, kecuali kamu sudah punya duit jutaan."
Namun, seminggu kemudian, Udin datang lagi kerumah calon mertuanya.
"Apa kamu bawa duit jutaan untuk melamar anakku," tanya orangtua pacar udin.
"Sudah Pak, sekarang saya bawa uang setengah juta tiga ratus ribu rupiah." kata Udin.
"Nah gitu dong, sekarang kamu baru boleh melamar putri saya." kata sang calon mertu
"Berapa uang kamu untuk mahar," tanya orangtua pacar Udin. "Ah, cuman Rp 800.000. Duitmu sedikit. ngga usah datang, kecuali kamu sudah punya duit jutaan."
Namun, seminggu kemudian, Udin datang lagi kerumah calon mertuanya.
"Apa kamu bawa duit jutaan untuk melamar anakku," tanya orangtua pacar udin.
"Sudah Pak, sekarang saya bawa uang setengah juta tiga ratus ribu rupiah." kata Udin.
"Nah gitu dong, sekarang kamu baru boleh melamar putri saya." kata sang calon mertu
Label:
Humor
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me
- Colliq Pujie
- Kita saling mengulurkan tangan ketika hanyut, Kita saling menghidupkan karena kita seia sekata, Saling mengangkat dan tak saling menjatuhkan